Selasa, 24 Maret 2015
pukul 20.30 s/d 21.30 WIB Polres Wonosobo kembali melakukan giat di lapangan
dengan sasaran pelaku Begal dan Terorisme di Terminal Mendolo Wonosobo. Giat
ini dilakukan dengan langkah melakukan Razia kendaraan bermotor baik roda dua
maupun roda empat dan juga menjaring kendaraan yang tidak lengkap
surat-suratnya serta memeriksa barang bawaan baik yang di bawa maupun yang di
dalam mobil/motor. Hasil giat menilang 32 kendaraan bermotor dengan barang bukti
STNK 26 buah, SIM 4 buah, barang bukti kendaraan roda dua sejumlah 1 buah dan
roda empat sejumlah 1 buah.
“Operasi ini bertujuan
untuk mengurangi atau mempersempit ruang gerak teroris maupun para pelaku
kejahatan” papar Kasat Reskrim AKP Suharjono, S.H. “jangan takut kena razia
kalau memang surat-surat kendaraan anda lengkap, kita tidak cari-cari
kesalahan. Polres Wonosobo akan secara terus menerus melakukan razia dan
patroli guna memberikan rasa aman bagi masyarakat” lanjutnya. Saat ditanya apa
dengan patroli dan razia sudah membuahkan hasil “tentu ada hasilnya terbukti
Polres Wonosobo berhasil mengamankan kendaraan hasil pencurian, bulan ini
Polres Wonosobo telah menemukan sebanyak 30 kendaraan roda dua” jawab Kasat
Reskrim.
Selain melaksanakan razia,
Polres Wonosobo juga melaksanakan penertiban parkir dan operasi premanisme,
pada hari Rabu 25 Maret 2015 pukul 10.30 s/d 11.30 WIB anggota Polres Wonosobo
melakukan giat dengan sasaran Gelandangan, pengemis, pengamen, tukang parkir
liar serta aksi-aksi premanisme. Operasi dilakukan di Pasar Induk Wonosobo.
haisl dari operasi telah diamankan sebanyak 13 Gepeng (11 laki-laki dan 2
perempuan) di daerah sekitar Pasar Wonosobo. Selanjutnya 13 Gepeng tersebut di
bawa ke kantor Polres Wonosobo secara bersama-sama menggunakan Truk Dalmas
untuk di lakukan pendataan dan kemudian di kenakan Tipiring. Sidang Tipiring di
lakukan hari itu juga pukul 14.00 WIB di Pengadilan Negri Wonosobo.
pid polreswonosobo
0 komentar:
Posting Komentar