WONOSOBOZONE - Tuntasnya proyek peningkatan jalan Kabupaten di ruas Sicanggah, Randusari Kepil, yang merupakan penghubung utama Wonosobo - Magelang via Sapuran membuat berkendara menjadi jauh lebih singkat. Terlebih, baru-baru ini salah satu ruas di desa Kagungan, yang dikenal sebagai tanjakan Siroto dan berstatus sebagai jalan provinsi juga selesai proses betonisasi. Menurut beberapa pengguna jalan yang sehari-harinya menggunakan jalur silentho, mulusnya ruas Sicanggah dan selesainya betonisasi di tanjakan Siroto membuat waktu tempuh Wonosobo - Magelang atau sebaliknya menjadi jauh lebih cepat.
Terkait telah mulusnya ruas sepanjang hampir 3 kilometer tersebut, Kabid Sumber Daya Air dan ESDM Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Wonosobo, Esti Mulyanto menjelaskan, bahwa proses peningkatan jalan Randusari yang menelan anggaran lebih dari 4,6 Milyar Rupiah itu belum sepenuhnya selesai. Ditemui di kantornya, Jumat (23/9) Esti menyebut pihaknya masih menunggu proses pengerjaan pasangan jalan, termasuk drainasenya. "Untuk overlay aspal memang sudah tuntas karena prioritas demi kenyamanan pengguna jalan, tapi pihak pelaksana kegiatan masih harus merampungkan pengerjaan drainase, demi menjaga agar aspal tak mudah rusak, mengingat curah hujan di kawasan tersebut tergolong tinggi," terang Esti. Pihaknya mengaku mematok target untuk penuntasan pasangan jalan di ruas Randusari. "Sampai pada tahap penyerahan hasil pekerjaan kami target paling lambat pertengahan bulan November 2016," pungkasnya.
0 komentar:
Posting Komentar