WONOSOBOZONE - Permohonan pindah alamat yang diterima Kantor Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil) Kabupaten Wonosobo sepanjang 4 hari terakhir mengalami lonjakan sangat drastis. Bila sebelum masa libur lebaran lalu kapasitas layanan masih ada di angka 100 hingga 150 per hari, maka mulai Senin (11/7) lalu, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lebih diakrabi masyarakat dengan sebutan Kantor Capil tersebut melayani tak kurang dari 200 permohonan per harinya. Penambahan layanan kami tingkatkan karena permintaan warga begitu tinggi dan semua meminta harus secepatnya diselesaikan, ungkap Kepala Kantor Admindukcapil, Makmun Asmara di ruang kerjanya, Kamis (14/7). Pihaknya mengakui, meski telah ditambah kapasitas pelayanan, masih sangat banyak warga yang akhirnya harus pulang karena tak mendapat nomor antrean. Setelah idul fitri biasanya memang seperti ini karena banyak warga dari perantauan yang memutuskan kembali ke kampung halaman dan menetap lagi di Wonosobo, terang Makmun lebih lanjut.
Melonjaknya permohonan pindah ke Wonosobo yang terus meningkat dari tahun ke tahun dijelaskan Kepala seksi Pengolahan Data dan Informasi, Dudi Wardoyo sudah terjadi semenjak 3 tahun terakhir. Dari data yang ada, sudah sejak 2013, angka permohonan datang maupun pindah memang meningkat terus, terang Dudi. Pada Tahun 2013, jumlah permohonan pindah maupun datang menurut Dudi mencapai 23.035 dan meningkat menjadi 25.490 pada Tahun 2014. Di akhir 2015 lalu permohonan pindah-datang dari maupun ke Wonosobo sudah mencapai 31.784 dan kemungkinan di 2016 ini juga mengalami peningkatan lagi, tutup Dudi.
0 komentar:
Posting Komentar