WONOSOBOZONE - Kantor Pariwisata dan Ekonomi kreatif Kabupaten Wonosobo terus menunjukkan keseriusan dalam mengoptimalkan potensi industri kecil. Salah satu langkah untuk mendorong perkembangan industri kreatif, terlihat ketika pada Selasa (10/5), tak kurang dari 50 pelaku usaha diberikan pelatihan lukis kaca dan sablon. Kepala Kantor Parekraf menyebut pelatihan tersebut digelar demi meningkatkan skill para pelaku industri kreatif, sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar bebas. "Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang sudah berlaku perlu kita sikapi bersama, agar pelaku usaha, khususnya di sektor mikro tak tertinggal," jelas Agus.
Dengan berbekal keterampilan untuk menunjang usaha, Agus meyakini para pelaku usaha kreatif bakal lebih percaya diri dalam mengarungi persaingan ketat di pasar produk-produk khas. "Selama dua hari ini, para peserta akan diberikan latihan melukis di media kaca dan menyablon," ungkap Agus. Demi mengoptimalkan transfer ilmu, Agus juga mengaku menghadirkan instruktur pelatihan yang kompeten. "Lukis kaca akan dilatih oleh praktisi seni rupa Agus Wuryanto, sedang keterampilan menyablon bakal dilatih oleh Waleko, seniman lukis yang juga praktisi usaha kreatif," tuturnya.
Pentingnya peningkatan kapasitas keterampilan di kalangan pelaku usaha kreatif dibenarkan oleh Agus Wuryanto. Selaku narasumber pelatihan, Agus menekankan hal tersebut kepada para peserta, karena saat ini industri kreatif bergerak sangat dinamis. "Tumbuhnya sektor pariwisata, khususnya di Wonosobo tentu membutuhkan industri pendukung, termasuk produk-produk kerajinan khas," jelas Agus. Apabila tidak diantisipasi dengan meningkatkan keterampilan di kalangan pelaku usaha, peluang merebut pasar produk khas yang layak menjadi oleh-oleh para wisatawan, disebut Agus akan diambil pihak lain.
0 komentar:
Posting Komentar