WONOSOBOZONE - Antusiasme
warga masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan daerah Kabupaten Wonosobo
menunjukkan peningkatan cukup signifikan. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan
Daerah (Arpusda), Musyafa ketika ditemui Jum’at (15/1) mengaku di awal tahun
2016 ini, jumlah kunjungan ke perpustakaan bisa mencapai 400 orang dalam
sehari. “Jumlah tersebut meningkat dibanding periode yang sama Tahun lalu,
dimana kunjungan per hari baru sekitar 200 sampai 300 orang,” jelas Musyafa di
sela meninjau persiapan gelar book fair 2016. Ke depan, ia berharap adanya
peningkatan jumlah kunjungan tersebut selaras dengan kemajuan pola pikir dan
keinginan warga masyarakat Wonosobo untuk mengaplikasikan bacaan, terutama
terkait teknologi tepat guna ke dalam kehidupan mereka sehari-hari.
“Kebanyakan
pengunjung memang masih lebih memilih bacaan-bacaan fiksi, tapi sebagian dari
mereka juga mulai banyak yang membaca buku-buku aplikatif, seperti
teknik-teknik wirausaha yang banyak dikoleksi Arpusda,” jelas Musyafa. Pihak
Arpusda sendiri, diakui Musyafa masih terus berupaya memperbarui dan
memperbanyak koleksi bukunya, agar rujukan ilmu bagi masyarakat juga semakin
bervariasi. “Adanya inisiatif untu menggelar book fair 2016 ini juga kami
harapkan mampu meningkatkan minat membaca masyarakat Wonosobo, serta mampu
mendorong mereka untuk lebih sering ke Perpustakaan,” lanjut Musyafa.
Harapan Musyafa
tersebut senada dengan penjelasan salah satu petugas pengelola Perpustakaan ,
Ripto Hartanto. Menurut Ripto, adanya even-even seperti book fair yang digelar
di komplek Arpusda memang biasanya membawa dampak positif yaitu meningkatnya
kunjungan. “Biasanya bahkan tembus sampai 1000 orang lebih perhari ketika digelar
Book Fair di Arpusda,” beber Ripto. Bagi panitia book fair 2016 sendiri, adanya
lonjakan pengunjung ke Arpusda memang menjadi salah satu tujuan dari digelarnya
pameran buku yang menghadirkan beberapa produsen buku terkemuka nasional
tersebut. Jani Aristanto, ketua panitia book fair 2016 mengakui hal tersebut.
“Kami sengaja memilih Arpusda sebagai lokasi Book Fair agar ada sinergi
positif, selain mendongkrak kunjungan ke perpustakaan, juga memberikan
kemudahan bagi warga masyarakat untuk mencari buku-buku berkualitas,” terang
Jani. Book Fair yang digelar mulai 5 Februari mendatang, dan akan berlangsung
selama 2 Minggu tersebut, dikatakan Jani akan menyediakan puluhan ribu judul
buku yang harganya sangat terjangkau.
0 komentar:
Posting Komentar